BURSA KERJA

BURSA KERJA

img-20160913-wa0005

Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok menggelar bursa kerja yang dibuka mulai hari Selasa- Rabu 20-21 September 2016 di Depok Mall Jalan Margonda. Bursa kerja ini diikuti 50 perusahaan swasta lebih dari 1000 lowongan tersedia  terbuka untuk umum dan Gratis.

Acara dibuka Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad  sekitar pukul 14.00. dengan harapan pada acara ini dapat menyerap pencari kerja sehingga mengurangi angka pengangguran. Acara seperti ini, menjadi agenda tahunan Pemkot Depok bekerja sama dengan penyedia lapangan kerja.

img_20160920_142908 img_20160920_142911 img_20160920_142914_1 img_20160920_142914_2 img_20160920_142915 img-20160913-wa0005 sam_5488 sam_5490 sam_5492 sam_5493 sam_5495 sam_5496 sam_5498 sam_5500 sam_5502 sam_5503 sam_5504 sam_5505 sam_5506 sam_5508 sam_5509 sam_5511

ANALISA PASAR KERJA

ANALISA PASAR KERJA

 

Dasar Hukum

Berdasarkan Kepmen No 12 tahun 2010 : melaksanakan persiapan bahan perumusan kebijakan, penyusunan standar, norma, pedoman, criteria, prosedur dan bimbingan teknisserta evaluasi di bidang analisis pasar kerja dalam negeri

Analisis pasar kerja Dalam Negeri

  • Mengetahui kondisi pasar kerja dalam negeri
  • Mngetahui potensi pasar kerja dalam negeri yang diakibatkan oleh percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia
  • Memberikan gambaran tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia
  • Bahan perencanaan kebutuhan pendidikan dan pelatihan yang sesuai dengan dunia usaha di Indonesia

Analisis pasar Kerja Luar Negeri

  • Mengidentifikasi peluang pasar kerja di luar Negeri
  • Mengetahui kondisi pasar luar negeri
  • Mengidentifikasi kesiapan Indonesia dalam mengahadapi perdagangan bebas bidang  jasa sisi suplly
  • Memproteksi pasar kerja dalam negeri dari perdagangan bebas bidang jasa
  • Membuka akses pasar kerja di luar negeri
  • Memberikan informasi mengenai perkembangan kerjasama internasional bidang jasa  ( Bilateral, Multilateral, trilateral, purilateral)

Fungsi Pasar Kerja

  1. Untuk rencana pembangunan
  2. Untuk mengetahui prilaku, karakteristik dan kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan maupun yang tersedia
  3. Untuk memperoleh informasi dalam decision making yang baik dari sisi pencaker (S) maupun dari sisi pemberi kerja (D) untuk perenanaan kebutuhan pelatihan

Para pelaku di pasar kerja

  1. Pencari kerja  (Pencaker)

Setiap orang yang mencari kerja baik karena menganggur, putus hubungan kerja maupun orang yang sudah bekerja tetapi ingin mendapatkan pekerjaan lebih baik yang sesuai dengan pendidikan, bakat, minat, dan kemampuan yang dinyatakan melalui aktivitas mencari pekerjaan.

  1. Pemberi kerja
  2. Perorangan, pengusaha, badan hukum, atau badan badan lainnya yang mempekerjakan tenaga kerja dengan membayar imbalan berupa upah atau gaji
  3. Perantara
  4. Media atau lembaga yang mempertemukan pencari kerja dan pemberi kerja, misalkan agen penyalur tenagakerja, bursa kerja, dan head hunter ( pihak Ketiga  yang menghubungkan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan sebagai imbalan head hunter akan memperoleh prestasi gaji dari orang yang diterima bekerja atau komisi dari perusahaan.

Kondisi Tenaga Kerja da pemberi kerja

Kesulitan bagi tenaga Kerja

  1. Unskill worker
  2. Kurang informasi
  3. Kurang pengalaman
  4. Pendidikan tidak sesuai syarat jabatan
  5. Lowongan terbatas
  6. Kurang memahami perkembangan teknologi
  7. Akresisi ekonomi
  8. Mutu llk rendah
  9. Biaya pendidikan dan kursus mahal
  10. Instabilitas

Kesulitan Bagi User

  1. Krisis ekonomi
  2. Instabilitas
  3. Pendidikan Tenaga Kerja tidak memenuhi syarat jabatan
  4. Informas/ data base tenaga kerja terbatas
  5. Mutu pendidikan rendah
  6. Pengalaman kerja kurang
  7. Program pendidikan nasional belum matching dengan duni usaha

Dalam proses ini, baik pencari kerja maupun pengusaha dihadapkan kepada kenyataan bahwa:

  1. Pencari kerja mempunyai tingkat pendidikan, keterampilan, kemampuan, tingkat produktivitas kerja dan sikap pribadi yang berbeda
  2. Tiap lowongan pekerjaan mempunyai sikap pekerjaan yang berlainan dan membutuhkan tenaga dengan tingkat pendidikan, keterampilan bahkan dengan sikap yang berlainan pula
  3. Perbedaan pencari kerja dan lowongan kerja mengakibatkan bahwa tidak setiap pelamar dapat cocok dan dapat diterima mengisi lowongan yang ada
  4. Setiap usaha atau unit usaha mempunyai lingkungan kerja yang berbeda : masukan/ keluaran teknologi, management, lokasi passer dan lain lain
  5. Dengan kondisi dan kemampuan perusahaan yang berbeda, tiap pencari kerja mempunyai preferensi yang berbeda akan lowongan pekerjaan

Manfaat Analisis Pasar kerja

Mengumpulkan data mengenai penyediaan tenaga tak terdidik dan tenaga terdidik baik yang sudah bekerja, yang sedang mencari pekerjaan maupun yang dalam waktu dekat secara potensial akan mencari pekerjaan

Mengumpulkan data mengenai komposisi pekerjaan dan lowongan kerja disektor formal baik di kantor kantor pemerintah  pengumpulan perusahaan maupun swasta

Mengumpulkan data mengenai komposisi pekerjaan dan kesempatan kerja disektor informal terutama di sector pertanian dan jasa jasa

Memelihara dan menyimpan data baik dalam bentuk dokumentasi maupun dalam bentuk pita pita computer

Menyebarluaskan informasi pasar kerja dalam bentuk surat pemberitahuan kepada pencari kerja dan perusahaan berita pasar kerja. Pengguna mass media dan meneruskan informasi tersebut ke badan atau lembaga yang membutuhkannya untuk analisa dan pengambilan keputusan

Membuat analisa dan interpretasi passer kerja  dan mencoba menjelaskan sebab sebab kejadian pasar kerja

Menyususn perkiraan dan proyeksi penyediaan dan kebutuhan tenaga kerja untuk beberapa tahun kedepan bedasarkan analisa kejadian pasar kerja diwaktu lalu.

Keuntungan analisis pasar kerja

  1. Membantu para pencari kerja dalam memperoleh pekerjaan yang sesuai
  2. Membantu orang orang atau lembaga lembaga yang memerlukan tenaga kerja
  3. Membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan ketenagakerjaan
  4. Sebagai saran informasi perluasan lapangan pekerjaan
  5. Sebagai sarana memperoleh pendapatan devisa, contohnya pengiriman TKI keluar Negeri

 

DIREKTORAT PENGEMBANGAN PASAR KERJA

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PENEMPATAN TEBAGA KERJA DAN PERLUASAN  KESEMPATAN KERJA

KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA 2016

 

PERSYARATAN IJI OPRASIONAL PENDIRIAN YAYASAN/ PERPANJANGAN IJIN OPRASIONAL DI BIDANG KESEJAHTERAAN SOSIAL

Persyaratan ijin oprsiaonal pendirian yayasan/ perpanjangan ijin oprasional yang bergerak di bidang kesejahteraan sosial

 

  1. Permohonan dari yayasan yang bersangkutan dan ditujukan ke Dinas Tenaga kerja dan Sosial Kota Depok
  2. Surat rekomendasi dari Kelurahan setempat
  3. Surat rekomendasi dari kecamatan setempat
  4. Akta Notaris
  5. Pengesahan Kemenkumham
  6. Anggaran dasar yayasan
  7. Anggaran rumah tangga yayasan
  8. Program Kerja
  9. Struktur Organisasi
  10. Daftar kepengurusan
  11. Daftar sasaran pelayanan yayasan
  12. daFoto-foto kegiatan, pengurus, lokasi dan tempat yayasan

PENANGANAN KEBOCORAN DAN KEBAKARAN GAS ELPIJI

PENANGANAN KEBOCORAN DAN KEBAKARAN GAS ELPIJI

Pengertian Tabung Gas elpiji, Tabung bertekanan yang dibuat dari plat baja karbon cenai panas, digunakan untuk menyimpan gas LPG, (liquid Petrolium Gas) dengan kapasitas pengisian antara 3 Kg (7,3 liter) sampai dengan 50 Kg  (108 liter) dan memiliki tekanan rancang bangun minimum 18,6 kg/cm2.

Pabrik pembuat bejana tekan/ tabung LPG diwajibkan :

  1. berbadan hukum
  2. Ijin Usaha Perusahaan (SIUP)
  3. Nomor Pokok Wajib Pajak
  4. Wajib Lapor Ketenagakerjaan
  5. Peralatan yang memadai
  6. Ahli keselamatan dan Kesehatan Kerja
  7. Tenaga teknis
  8. Juru las 1(satu) atau oprator las
  • Penempatan tabung gas, Ruangan harus terbuka dan mempunyai sirkulasi udara yang baik, buat ventilasi udara di bagian bawah dekat tabung gas elpiji ditempatkan, tabung gas elpiji harus selalu dalam keadaan posisi tegak dan terhindar dari panas matahari dan kompor gas harus diletakkan pada bagian yang datar dan jauh dari bahan yang mudah terbakar.
  • pemasangan tabung gas, pastikan tabung gas elpiji tidak mengalami kebocoran dan rusak, eratkanklem pada kompordan regulator di kedua ujung selang karet yang akan dipasang pada tabung gas elpiji, sebelum memasang regulator pada katup tabung gas elpiji posisi knop nya harus datar, regulator tidak boleh kendur atau mudah lepas,
  • Jika terjadi nyala api pada aksesoris lepaskan regulator dari tabung gas elpiji, bawa tabung gas elpiji ketempat yang jauh dari lokasi nyala api, padamkan dengan karung goni basah/ selimut basah atau dengan alat pemadam portable CO2